Materi kelas 7 - Memahami Majas Dalam Puisi - Liberkasi Spensatra
Terbaru
Loading...

Jumat, 03 Juli 2026

Materi kelas 7 - Memahami Majas Dalam Puisi

 


Liberkasi - Dalam materi kali ini, kita akan belajar tentang majas dalam puisi.

Pengertian Majas
Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakan dengan sesuatu yang lain. Majas digunakan untuk memperkaya pilihan kata atau diksi dan juga bahasa pada suatu karya sastra. Majas atau gaya bahasa biasanya ditemukan dalam karya sastra puisi dan juga prosa.

Selain itu, majas juga membuat karya sastra semakin hidup serta untuk menarik dan enggak membosankan saat dibaca.


Jenis-Jenis Majas dalam Puisi
Secara garis besar, majas dibagi menjadi empat jenis yaitu majas perbandingan, majas penegasan, majas pertentangan, dan majas sindirian.

Yuk, kita cari tahu sama-sama apa saja jenis-jenis majas yang sering digunakan dalam karya satra puisi, ya!


1. Majas Metafora
Majas metafora termasuk salah satu jenis majas perbandingan. Majas metafora digunakan untuk menggambarkan hal-hal dengan jelas serta membandingkan suatu hal dengan hal lainnya yang memiliki sifat yang sama.

Contoh: 
Demi malam telah keluar dari peraduannya. (Dewi malam adalah bulan)


2. Majas Personifikasi
Majas personifikasi ialah majas yang melekatkan sifat- sifat makhluk hidup pada benda yang enggak bernyawa.

Pada majas personifikasi ialah gaya bahasa yang mempersamakan benda-beda dengan manusia. Mulai dari memiliki perasaan, sifat, kemampuan, seperti yang
 dialami oleh manusia.

Contoh:
Angin bercakap-cakap bersama bunga-bunga, dedaunan, dan titik embun.


3. Majas Simile
Majas simile merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan dengan mengkomparasikan pada suatu hal lainnya.

Kata yang sering digunakan dalam majas simile ialah sebagai, ibarat, serupa, laksana, dan seperti.

Contoh: Laksana air dengan minyak.


4. Majas Satire
Satire merupakan gaya bahasa yang digunakan dalam kesusastraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seserang.

Satire juga bisa berupa ungkapan yang menggambarkan ironi, parodi, dan sarkasme untuk menertawarkan atau mengkritik gagasan yang enggak masuk akal.

Contoh: Bagus sekali tulisanmu, hingga tak bisa terbaca.


5. Majas Hiperbola
Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang digunakan untuk melebih-lebihkan suatu hal. Nah, tujuan penggunaan majas hiperbola adalah untuk memperhebat, menekan, dan memberikan kesan yang berlebihan.

Contoh: Suara petir membuatku terkejut setengah mati.


Kesimpulan
Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakan dengan sesuatu yang lain. Majas digunakan untuk memperkaya pilihan kata atau diksi dan juga bahasa pada suatu karya sastra.

Ada beberapa majas yang sering digunakan dalam karya puisi, antara lain:
1.Majas Metafora
2.Majar Personifikasi
3.Majas Simile
4.Majas Satire
5.Majas Hiperbola



Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done